Udinmduro's PMKS

BERUSAHA ADALAH PERJUANGAN

Bendera Siap Perang dengan Malaysia

JAKARTA – Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) mendesak agar pemerintah menarik warga Indonesia di Malaysia. Bendera juga berencana men-sweeping warga Malaysia di Indonesia.

Ini sebagai respons atas penghinaan negara itu terhadap Indonesia. Sebelumnya Tari Pendet asal Bali muncul dalam sebuah iklan pariwisata Malaysia. Tak lama kemudian Lagu Kebangsaan Indonesia Raya diplesetkan.

Koordinator Bendera, Muchtar Bona Ventura, mengatakan pihaknya memberi waktu bagi pemerintah selama 3×24 jam untuk mengambil sikap dan langkah tegas, yaitu mengusir Duta Besar Malaysia serta menarik Dubes RI di Malaysia.

Muchtar juga mendesak agar pemerintah menarik pulang WNI di Malaysia serta memulangkan seluruh warga Malaysia yang ada di Indonesia.

“Kami meminta segera mempersiapkan pertahanan rakyat semesta untuk segera menghadapi darurat perang,” ungkapnya di Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2009).

Bendera juga mengingatkan agar pemerintah tidak takut dan bersikap tegas terhadap persoalan budaya dan penghinaan terhadap lagu kebangsaan.

“Kami dari Bendera siap berkonfrontasi dan mempersiapkan relawan untuk berperang melawan Malaysia. Kami juga akan men-sweeping warga Malaysia,” tegasnya.(ton)Fahmi Firdaus – Okezone

Baca Juga :

30 Agustus 2009 - Posted by | BERITA | , , , , ,

12 Komentar »

  1. arek suroboya siapp lawan maling malaysia yang sdah nginjak2 harga didi bangsaku

    Komentar oleh danang | 2 September 2009

  2. kita harus bangga jadi org indonesia.buktikan nasionalisme kamu.mari kita hancurkan malaysia

    Komentar oleh danang | 2 September 2009

  3. KAMI SIAAAAAAAAAAAAAAP MEMERANGI MALAYSIA MALIIIIING,…………….. KAPAN SAJA………..!!!

    Komentar oleh YONG.Ambon | 6 September 2009

  4. angpai sweeping di jalan datangkan saja perusahan malaysia yang bertebaran di jakarta dan surabaya yang paling gampang adalah perusahan MLM pasti bossnya yang di belakang malaysia.contoh perusahan BYG di pasar baru bekas gedung bank akita atau di mall mangga dua squer jakarta utara banyak bukan main engga usah bikin repot tapi langsung sasaran.

    Komentar oleh jai | 9 September 2009

  5. Kampungan banget sih! sweeping-sweeping orang. Itulah cermin bangsa yang inferior, baru sedikit disinggung oleh orang luar sudah marah-marah. Harga diri kita tidak jatuh karena diinjak-injak bangsa lain. Harga diri kita memang udah jatuh banget karena kita adalah bangsa pemarah.

    Komentar oleh Susu Bendera | 9 September 2009

  6. Pintar juga ya, untuk menutupi peroalan-persoalan dalam negeri yang tidak kelar-kelar, isu ganyang malaysia digulirkan. Udah frustasi semua orang-orang Indonesia (yang marah-marah). Katanya bangsa besar, kok kayak anak kecil aja.

    Komentar oleh pemuda merah putih | 9 September 2009

  7. Assalamualaikum,

    Adskah saudara2 indo n m’sia tidak terfikir permaianan Dajjal laknatullah dr komponen2 cia n mosad yg bergerak aktif di nusantara bg tujuan mengucar-kacirkan perpaduan k2 2 kelompok muslim yg senantiasa memikirkan nasib ummat palestin? fikir2kanlah

    Komentar oleh sayyid fie sabilillah | 10 September 2009

  8. sabarlah orang indonesia…kita serumpun..janganlah kerana tarian, pembantu rumah dan perkara perkara kecil sampai nak berperang…

    Komentar oleh org malaysia | 28 September 2009

  9. orang indonesia tidak fikir panjang, nak cari duit datang Malaysia, tapi mau perang..kasihan negara sendiri tidak ada kerja….

    Komentar oleh Anonymous | 7 Oktober 2009

  10. ingat kita sesama muslim jangan perang

    Komentar oleh sesama negara muslim harusnya malaysia hormati kedaulatan indonesia | 18 Agustus 2010


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 286 pengikut lainnya.