Udinmduro's PMKS

BERUSAHA ADALAH PERJUANGAN

Penyebar Video Mesum Pak Guru Palu di-Tangkap Polisi

Palu (ANTARA News) – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) akhir berhasil melacak sekaligus menangkap seorang pria yang ditengarai sebagai penyebar video mesum di Kota Palu.

Lelaki Ag (31) yang diduga sebagai pelaku penyebar gambar adegan porno yang diperankan oleh seorang guru dan pacarnya di Palu melalui jaringan telepon genggam itu, ditangkap aparat dari Direktorat Reskrim Polda Sulteng di rumahnya Jalan Seruni, Perumnas Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, dengan tanpa melakukan perlawanan.

Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, AKBP Drs Irfaizal Nasution, kepada wartawan di Palu, Kamis, membenarkan penangkapan Ag, dan menyatakan yang bersangkutan telah menjalani penahanan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku penyebar video itu sudah kita tangkap pada Selasa malam (8/9), nama inisialnya Ag. Dia juga sudah menjalani penahanan untuk kepentingan pemeriksaan,” tuturnya.

Menurut Nasution, penahanan terhadap Ag oleh penyidik polisi itu, karena yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ia menjelaskan, terungkapnya pelaku Ag sebagai penyebar video mesum tersebut, setelah penyidik polisi meminta keterangan dua orang saksi korban, yakni perempuan Ns (23) dan lelaki Ag.

Keduanya ditengarai sebagai pemeran dalam gambar adegan mesra layaknya pasangan suam-istri.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua saksi ini, polisi menemukan bukti awal adanya copian video mesum dari telepon genggam kamera milik Ns yang disimpan di sebuah memory card berukuran 512 megabyte.

Awalnya, Ag sempat membantah dan menolak jika dirinya terlibat dalam kasus tersebut.

Namun, lanjut Nasution, setelah diperlihatkan bukti copian video mesum yang sebelumnya telah dihapus di memory card telepon genggamnya, Ag akhirnya tidak dapat mengelak lagi dan mengakui perbuatannya.

“Dia yang mengambil data dari Ns dan dia pula yang menyebarkan video tersebut,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan, Nasution mengatakan berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan yang dilakukan penyidik, motif Ag menyebarkan gambar video mesum tersebut karena faktor “suka”.

“Ns diancam. Jika tidak mau berpacaran dengannya, Ag akan menyebarkan video tersebut ke orang banyak,” kata dia.

Setelah ditemukan adanya bukti permulaan yang kuat, polisi lantas menjerat tersangka Ag dengan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronika/ITE, dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara.

Sementara itu, dua pasangan tak resmi yang diduga kuat sebagai pemeran video mesum yang sebelumnya sempat ditangkap aparat Polda Sulteng, kini telah dilepaskan kembali oleh polisi.

Sedangkan Is dan Ns yang dikenakan status wajib lapor di Mapolda Sulteng itu, kuat dugaan sulit menjalani proses hukum karena tak ada satu pun pasal dalam KUHP yang menjerat orang pacaran berhubungan badan, kecuali salah satunya telah beristri atau bersuami, atau ada unsur pemaksaan, serta pelaku atau korbannya anak di bawah umur.

Kasus peredaran video mesum berdurase dua menit 11 detik yang menggambarkan wajah Is dan Ns yang wanita pekerja di klub malam di Kota Palu itu diusut polisi, karena ramai diperbicangkan kalangan pendidik dan siswa setempat.(*)

Baca Juga :

About these ads

13 September 2009 - Posted by | BERITA | , , , , , , , ,

8 Komentar »

  1. Wuihhh Pak Guru kan jadi contoh kenapa kasih contoh yang ga benar sieh?????

    Komentar oleh Sewa Proyektor | 14 September 2009

  2. waduh parah nih.

    Komentar oleh kotapalu | 20 September 2009

  3. guru apaan itu ko gak beri contoh yg bener

    Komentar oleh hi | 15 November 2009

  4. Kuatkan iman,perbanyak ibadah,perbaiki citra guru,ingat masih ada kehidupan disana.pembinaan dinas dan pgri perlu diintensipkan,tak ada salah jika tidak ada kata benar,manfaatkan sertifikasi untuk prestasi bukan untuk kawin siri apalagi cuki atau cukimay,ntar masuk bui. palu udah panas jangan dipanas-panasi!was….waspa….waspadalah !!!

    Komentar oleh sriyono | 27 April 2010

  5. guru asu klo begitu,,,,
    seharusnya guru mengajar perbuatan yang baik
    bukan perbuatan yg mencorengkan nama guru lainya….

    klo boleh
    guru begitu hukumanya
    di potong saja barangnya….

    Komentar oleh ibam apoeadonyoe | 20 November 2010

  6. iiiiiiiih bikin mlu…..

    Komentar oleh Anonymous | 24 November 2011

  7. iiiiiiiih bikin mlu…..

    Komentar oleh firman | 24 November 2011

  8. klw guru semacam gtu lebih baik dipoton saja kemaluanya..

    Komentar oleh firmansya | 24 November 2011


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 321 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: