Udinmduro's PMKS

BERUSAHA ADALAH PERJUANGAN

Gempa Lagi 7,6 SR Guncang Sumbar : Padang Mencekam

Situasi Kota Padang terasa sangat mencekam sesaat setelah gempa 7,6 SR mengguncang Kota Padang dan sekitarnya. Ratusan rumah dan bangunan bertingkat di Kota Padang runtuh.

Listrik padam dan kebakaran terjadi di mana-mana. Jaringan internet ngadat dan jalur komunikasi via seluler sebagian tak bisa digunakan.

“Jarak pandang hanya 500 meter saat saya melarikan motor menuju rumah dari Jalan Proklamasi menuju Jalan Padang Pasir. Terlihat asap mengepul ke udara dari arah bangunan yang runtuh,” kata Al Imran, seorang warga Kota Padang kepada Tribun.

Beberapa gedung yang runtuh yakni Gedung BII di Jalan Sudirman, Suzuki Ujung Jalan Ujung Gurun, Capella, Sentral Pasaraya Padang, Ramayana di Jalan Pemuda, Anugerah Furniture serta bangunan Fakultas Teknik Unand di Limau Manis. Gedung Rektorat IAIN Imam Bonjol Padang yang terletak di Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, runtuh dan bangunan masjid yang ada di sana juga sebagian dindingnya runtuh.

Ratuasan warga Kampung Baru, Kelurahan Sawahan Timur, Kota Padang histeris. Puluhan rumah permanen dan semi permanen milik mereka dalam sekejap runtuh ketika gempa mengguncang. Warga yang rumahnya hancur memilih mendirikan tenda sekedarnya di sebuaha lapangan rumput tak jauh dari rumah. Keadaan tambah mencekam karena ketika hari menjelang malam, listrik pun mati.

Selain rumah warga, gedung-gedung berukuran besar juga banyak yang runtuh, termasuk diantaranya gedung hotel Sedona, gedung Universitas Eka sakti di Jl Veteran dan Gedung Universitas Andalas, serta gedung Sari Petojo, sebuah pabrik es balok di kawasan ganting Padang.

Maidestal Hari Mahesa, anggota DPRD Kota Padang mengatakan, bangunan Bakso Lapangan Tembak di Jalan Proklamasi juga rata dengan tanah beserta bangunan ruko di sebelahnya. Diperkirakan banyak pengunjung yang terjebak di dalamnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang, Drs Dedi Henidal kepada Tribun menyebutkan, hingga saat ini kondisi Kota Padang mencekam. Warga masih berada di jalanan, sehingga situasi gelap. Alarm Tsunami tidak berbunyi, karena kekuatan gempa tidak berpotensi Tsunami.

“Alarm Tsunami tidak dibunyikan, karena gempa tidak berpotensi Tsunami. Hingga saat ini pihaknya turun ke jalan untuk menginformasikan kepada warga untuk tetap waspada dan berada di luar rumah untuk antisipasi gempa susulan,” ujarnya.

Hingga malam ini pihaknya belum bisa bergerak jauh, karena macet total di seluruh jalan utama seperti Jalan Jenderal Sudirman, Khatib Sulaiman, Jalan Veteran. Jalan Sawahan yang merupakan salah satu jalan akses menuju Limau Manis juga macet begitu juga dengan Jalan Proklamasi.

“Ribuan warga bergerak menuju kampus UNAND di Limau Manis dan ada yang menuju Belimbing,” ungkapnya. (cr5/doa)kompas

Baca Juga :

30 September 2009 - Posted by | BERITA | , , , , ,

6 Komentar »

  1. Assalamu’alaikum wr wb

    Dik Udin,
    mohon pertolongannya .Keponakan saya EL 2009 (baru masuk) di Unand. terakhir kuliah jam 16 00 sore sampai sekarang belum ada beritanya. Namanya Dyan rahman Nur fadillah..
    bisakah dik Ydin mencarikan informasi keponakan kami ini.

    kmn kami harus menyusuri mohon info secepatnya yah..

    hp saya 0811 165 331 atu lewat email tdk apa

    Komentar oleh afrianto | 1 Oktober 2009

  2. semoga semua diberi kemudahan ….

    silahkan ke blog saya richocean ttg “2009 3009 ANGKA Gempa PADANG PARIAMAN. 2009 1010 ANGKA Gempa Tsunami ACEH?” dan “2009 0110 Pagi ini Gempa Bengkulu dan Jambi Menyusul Gempa Padang” dan “Selama 17 jam, 3x Gempa PADANG Sumatra Barat”

    atau blog saya lainnya
    http://richmountain.wordpress.com

    salam …

    Komentar oleh richocean | 1 Oktober 2009

  3. Turut berduka atas musibah yang menimpa saudara kita di padang, jambi dan sekitarnya. Terhantar do’a agar saudara-daudara kita dapat tabah menghadapinya. Sudah selayaknya mulai sekarang kita menyadari bahwa negeri tempat kita tinggal sangat rawan bencana. Mulai dari gempa bumi, tsunami dan bencana lainnya.

    Sepertinya penduduk negeri ini memang harus dibekali pengetahuan dalam menghadapai dan merespon bencana alam yang senantiasa mengintai dengan baik. Paling tidak hal ini dapat meminimalisir korban jiwa yang ditimbulkan. namun terlepas dari semua itu, semoga hal ini dapat menyadarkan diri kita untuk lebih dekat kepada Yang Maha Kuasa.
    Pasang Iklan Gratis

    Komentar oleh Pasang Iklan Gratis | 1 Oktober 2009

  4. saya sangat sdh ats trjdina gempa yg melanda sumbar,krn byk d sn saudara2 kt yg meningga,sy berdoa smga arwh mreka d trima d sisi Nya AMIN…………………….

    Komentar oleh ansarullah | 6 Oktober 2009

  5. Smoga mereka korban Gempa dimana saja yg terKhusus di Sumbar, dalam keadaan meninggal yg Huznull Khotimah…

    Komentar oleh Muchlas.S.F | 9 Oktober 2009

  6. yaaaaaaaaaa mau di kemanai i yang tdk ada rmh…….

    Komentar oleh rizaldi | 9 Oktober 2009


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 286 pengikut lainnya.